Materi
Principles of Finance (§19.4) memasukkan prosedur menagih rekening yang menunggak, yaitu yang masih terbuka sesudah jatuh tempo, ke dalam kebijakan kredit. Daftar umur piutang dipakai dua arah: secara keseluruhan untuk menaksir bagian yang mungkin tak tertagih, dan per pelanggan untuk melihat siapa yang lambat membayar lalu menjalankan tindakan penagihan.
Tindakan itu disusun bertingkat menurut hari lewat jatuh tempo: makin lama tunggakan, makin tegas tindakannya dan makin tinggi jabatan yang menanganinya. SKKNI Teknisi Akuntansi unit M.69PTA00.008.3 meminta media komunikasi dipakai sesuai kebijakan dan prosedur perusahaan, sehingga tangga ini ditulis sebagai kebijakan, bukan dipilih penagih dari hari ke hari. Kelas ini memakai tangga contoh berikut; angka harinya berbeda di tiap perusahaan.
| Hari lewat jatuh tempo | Tahap | Tindakan (contoh kebijakan) |
|---|---|---|
| 0 atau kurang | Pengingat awal | Pesan tertulis beberapa hari sebelum jatuh tempo |
| 1–14 | Pengingat | Pesan tertulis dengan salinan faktur |
| 15–30 | Telepon | Penagih menelepon; janji bayar dicatat |
| 31–60 | Surat penagihan | Surat resmi; pesanan baru ditahan |
| Lebih dari 60 | Eskalasi | Ditangani manajer keuangan |
Penyisihan tidak mengubah jumlah yang ditagih. Principles of Accounting (§9.2) menegaskan perusahaan tetap menagih seluruh jumlah yang terutang walaupun sebagian piutang sudah ditaksir tak tertagih. Di lembar kerja, tahap ditentukan IFS dari kolom hari lewat, diperiksa dari batas terkecil, lalu COUNTIFS dan SUMIFS merekap tiap tahap untuk membagi kerja penagih.