Materi
Untuk beberapa minggu ke depan, pola bulanan terlalu kasar; yang lebih tepat dipakai adalah daftar faktur itu sendiri. Principles of Finance (§19.6) memakai anggaran kas bergulir: tiap periode yang lewat diganti periode baru di ujungnya. Tiap faktur piutang diberi perkiraan tanggal masuk, yaitu jatuh tempo atau tanggal janji bayar, lalu nilainya dikalikan persen yang diharapkan tertagih menurut kelompok umurnya. Ini sejalan dengan Principles of Managerial Accounting (§7.3) yang tidak memasukkan bagian tak tertagih ke jadwal penerimaan. Tiap faktur utang diberi tanggal bayar menurut aturan potongan dan jatuh tempo.
Tanggal lalu diubah menjadi nomor minggu: minggu ke = INT((tanggal − awal minggu 1) ÷ 7) + 1. INT membulatkan ke bawah ke bilangan bulat, sehingga hari ke-0 sampai ke-6 menjadi minggu 1 dan hari ke-7 menjadi minggu 2. Karena nomor minggu berupa angka, penjumlahan tiap minggu cukup memakai SUMIFS dengan kriteria angka, tanpa kriteria tanggal.
Contoh, awal minggu 1 di J1 adalah 2 Maret dan perkiraan masuk di C5 adalah 18 Maret:
=INT((C5-$J$1)/7)+1
→ INT(16/7)+1 = 3