Materi
Naskah dinas korespondensi internal beredar di dalam satu lembaga. Nota dinas adalah sarana komunikasi resmi internal antarpejabat di lingkungan lembaga yang sama, dibuat pejabat sesuai tingkatan, tugas, dan wewenangnya. Di perguruan tinggi negeri, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, dan BUMN atau BUMD, nota dinas boleh memakai nama lain asalkan fungsinya sama. Peraturan ANRI 5/2021 juga mengenal memorandum, yaitu naskah dari pejabat kepada pejabat di bawahnya untuk mengingatkan suatu masalah atau menyampaikan arahan, peringatan, saran, atau pendapat, serta surat undangan internal untuk mengundang pegawai ke acara kedinasan seperti rapat.
Disposisi berbeda wujudnya. Disposisi adalah petunjuk tertulis singkat tentang tindak lanjut atas naskah dinas yang masuk, ditulis pada lembar disposisi, dan hanya diberikan pejabat kepada pejabat dengan jenjang di bawahnya.
Naskah dinas korespondensi eksternal hanya punya satu bentuk, yaitu surat dinas, untuk berkomunikasi dengan pihak di luar lembaga. Surat dinas ditandatangani pejabat yang berwenang sesuai tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawabnya.
| Contoh keperluan | Bentuk |
|---|---|
| Kepala Bagian Keuangan meminta Kepala Bagian Perlengkapan di kantor yang sama mengirim daftar aset | Nota dinas |
| Kepala Kantor menulis petunjuk “segera proses” untuk Kepala Bagian atas surat masuk dari bank | Disposisi |
| Kantor yang sama meminta bank mengirim rekening koran | Surat dinas |