Materi
Naskah dinas arahan terbagi tiga. Naskah dinas pengaturan meliputi peraturan perundang-undangan, instruksi, surat edaran, dan standar operasional prosedur administrasi pemerintahan. Naskah dinas penetapan disusun dalam bentuk keputusan. Naskah dinas penugasan disusun dalam bentuk surat perintah atau surat tugas.
Surat edaran memuat pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting dan mendesak. Surat edaran ditetapkan pimpinan tertinggi lembaga dan dapat didelegasikan kepada pejabat yang ditunjuk. Batang tubuhnya memuat latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup, dasar pembuatannya, isi edaran, dan penutup.
Keputusan adalah ketetapan tertulis yang ditetapkan badan atau pejabat pemerintahan. Susunannya paling lengkap: kepala; konsiderans, yaitu Menimbang (alasan) dan Mengingat (dasar hukum); diktum yang dimulai kata MEMUTUSKAN lalu Menetapkan; batang tubuh yang diuraikan dengan diktum KESATU, KEDUA, dan seterusnya, bukan pasal; lalu kaki.
Surat perintah atau surat tugas dibuat atasan atau pejabat berwenang kepada bawahan atau pejabat lain dan memuat apa yang harus dilakukan. Batang tubuhnya memuat pertimbangan dan dasar, lalu diktum: kata Memberi Tugas, kata Kepada yang diikuti nama dan jabatan pegawai yang ditugasi, dan kata Untuk yang berisi tugasnya. Contoh di luar latihan:
MEMBERI TUGAS
Kepada : Rina Marlina, Analis Lalu Lintas
Untuk : 1. mengikuti rapat koordinasi angkutan mudik di
kantor provinsi pada 2–3 Maret 2026;
2. melaporkan hasilnya kepada Kepala Bidang.