Sebagian perubahan tidak punya bukti transaksi yang memicunya. Perlengkapan yang terpakai tidak menerbitkan nota, sewa yang berjalan sebulan tidak mengirim tagihan baru, dan peralatan yang menua tidak memberi kabar. Jurnal penyesuaian yang mencatat perubahan semacam itu di akhir periode, supaya pendapatan dan beban jatuh di bulan tempat keduanya terjadi.
Beban dibayar di muka dicatat sebagai harta saat dibayar, lalu dipindahkan ke beban sebesar bagian yang sudah terpakai. Sewa Rp12.000.000 untuk enam bulan menjadi beban Rp2.000.000 di bulan pertama, dan Rp10.000.000 sisanya tetap harta. Perlengkapan mengikuti pola yang sama, hanya bagian terpakainya dihitung dari sisa yang benar-benar ada di rak.
Pendapatan diterima di muka bergerak ke arah sebaliknya. Ia utang saat uangnya masuk, dan berkurang sebesar bagian pekerjaan yang sudah dikerjakan, dengan nilai yang sama berpindah ke Pendapatan jasa.
Penyusutan garis lurus membagi rata selisih harga perolehan dan nilai sisa sepanjang umur manfaat yang diberikan di soal. Beban penyusutan didebit dan Akumulasi penyusutan dikredit — akun lawan yang berdiri di sisi harta sebagai pengurang, sehingga harga perolehan peralatan tetap terlihat utuh.
=B3/B2
=B4-B5
=B6*B7
=(B8-B9)/B10/12