Tiap akun punya dua sisi. Debit adalah sisi kiri, kredit sisi kanan. Keduanya bukan berarti bertambah atau berkurang — artinya ditentukan kelompok akunnya. Harta dan beban bertambah di debit; utang, modal, dan pendapatan bertambah di kredit. Prive, yang mengurangi modal, bertambah di debit karena arahnya berlawanan dengan modal.
| Kelompok | Bertambah di | Saldo normal |
|---|---|---|
| Harta | Debit | Debit |
| Utang | Kredit | Kredit |
| Modal | Kredit | Kredit |
| Prive | Debit | Debit |
| Pendapatan | Kredit | Kredit |
| Beban | Debit | Debit |
Saldo normal adalah sisi tempat akun itu bertambah, dan karena itu sisi tempat saldonya diperkirakan berada. Saldo yang jatuh di sisi berlawanan disebut saldo tidak normal, dan itu pertanda ada yang perlu diperiksa — kas yang bersaldo kredit, misalnya, menunjuk pengeluaran yang tercatat melebihi uang yang pernah masuk.
Aturan berpasangan menyusul dari sini: tiap transaksi menyentuh sekurang-kurangnya dua akun, sekurang-kurangnya satu di debit dan satu di kredit, dan jumlah nilai debitnya sama dengan jumlah nilai kreditnya. Itu yang menjaga persamaan tetap seimbang sesudah transaksi dicatat.
Saldo satu akun dihitung sebagai selisih kedua kolomnya, diambil searah saldo normalnya:
=IF(B2="Debit",C2-D2,D2-C2)