Materi
“Derai-Derai Cemara” termasuk sajak yang ditulis Chairil Anwar pada 1949, tahun ia wafat (Ensiklopedia Sastra Indonesia, Badan Bahasa). Teks di bawah dikutip dari jurnal Kandai (2013). Jurnal itu mencatat setiap baitnya terdiri atas empat larik dengan rima a-b-a-b. Bacalah seluruhnya, lalu jawab empat pertanyaan.
Derai-Derai Cemara
Chairil Anwar
Cemara menderai sampai jauh
Terasa hari akan jadi malam
Ada beberapa dahan di tingkap merapuh
Dipukul angin yang terpendam
Aku sekarang orangnya bisa tahan
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi
Tapi dulu memang ada suatu bahan
Yang bukan dasar perhitungan kini
Hidup hanya menunda kekalahan
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah
Dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan
Sebelum pada akhirnya kita menyerah