Lompat ke konten utama
←

Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut

Pelajaran 9 dari 16

Prosa, drama, dan sastra Melayu klasik

Tokoh, peristiwa, latar, alur, dan sudut pandang

Setelah pelajaran ini kamu bisa menamai teknik penokohan, jenis alur, dan sudut pandang sebuah penggalan prosa.

±13 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Kerangka TKA menyebut ciri teks fiksi yang diujikan: tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran. KBBI mengartikan tokoh bulat sebagai tokoh yang diperikan segi-segi wataknya sehingga dapat dibedakan dari tokoh lain, dan latar sebagai keterangan waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan.

Buku Bahasa Indonesia Kelas XI (Kemendikbud, 2017) merinci enam cara pengarang menggambarkan watak tokoh: secara analitik langsung oleh narator, lewat fisik dan perilaku, lewat lingkungan kehidupan, lewat tata bahasa tokoh, lewat jalan pikiran tokoh, dan lewat penggambaran oleh tokoh lain. Buku yang sama menyebut alur sebagai pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat atau urutan waktu.

KBBI mengartikan sorot balik sebagai penyelaan urutan kronologis dengan mengungkapkan peristiwa sebelumnya seolah-olah terjadi saat ini. Cerita yang bergerak maju lalu diselingi sorot balik beralur campuran. Sudut pandang adalah posisi narator. Narator aku berada di dalam cerita (orang pertama); narator yang menyebut semua tokoh dengan nama atau dia berada di luar cerita (orang ketiga). Cerita yang berganti posisi narator di bagian berbeda bersudut pandang campuran.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Penggalan cerpen (karangan): “‘Bu Ratna itu kalau menagih iuran pasti tersenyum dulu,’ kata Pak Darto kepada tetangga barunya. ‘Tapi jangan coba-coba telat dua bulan.’” Watak Bu Ratna dalam penggalan itu digambarkan dengan cara …

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Penggalan cerpen (karangan): “Pagi itu Sekar berdiri di depan gerbang sekolah barunya di Pontianak. Ia teringat malam lima tahun lalu, ketika ayahnya mengemasi buku-buku ke dalam kardus dan berkata mereka harus pindah lagi. Bel berbunyi. Sekar menarik napas, lalu melangkah masuk.” Alur penggalan itu adalah …

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Cerpen (karangan) dibuka dengan kalimat “Aku tidak pernah suka bau oli di bengkel Ayah.” Bagian kedua cerpen itu berbunyi: “Pak Harun menatap anaknya yang pergi tanpa pamit. Ia tahu bengkel itu bukan cita-cita siapa pun.” Sudut pandang cerpen itu adalah …

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi