Materi
Kerangka TKA menyebut ciri teks fiksi yang diujikan: tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran. KBBI mengartikan tokoh bulat sebagai tokoh yang diperikan segi-segi wataknya sehingga dapat dibedakan dari tokoh lain, dan latar sebagai keterangan waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan.
Buku Bahasa Indonesia Kelas XI (Kemendikbud, 2017) merinci enam cara pengarang menggambarkan watak tokoh: secara analitik langsung oleh narator, lewat fisik dan perilaku, lewat lingkungan kehidupan, lewat tata bahasa tokoh, lewat jalan pikiran tokoh, dan lewat penggambaran oleh tokoh lain. Buku yang sama menyebut alur sebagai pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat atau urutan waktu.
KBBI mengartikan sorot balik sebagai penyelaan urutan kronologis dengan mengungkapkan peristiwa sebelumnya seolah-olah terjadi saat ini. Cerita yang bergerak maju lalu diselingi sorot balik beralur campuran. Sudut pandang adalah posisi narator. Narator aku berada di dalam cerita (orang pertama); narator yang menyebut semua tokoh dengan nama atau dia berada di luar cerita (orang ketiga). Cerita yang berganti posisi narator di bagian berbeda bersudut pandang campuran.