Materi
Kerangka TKA menempatkan kemampuan mengubah informasi dari tabel atau grafik menjadi uraian, atau sebaliknya, di kompetensi pemahaman inferensial. Buku Bahasa Indonesia Kelas XI menyebut tabel dan grafik sebagai sarana pembantu pembahasan karya ilmiah untuk menjelaskan pernyataan dan data. W3C WAI, dalam panduan deskripsi panjang untuk gambar kompleks, meminta uraian sebuah grafik menyampaikan nilai, hubungan, dan tren yang digambarkannya, misalnya nilai yang menurun di satu lokasi dan tetap di lokasi lain.
Dari situ ada empat pemeriksaan untuk uraian yang setia. Nilai dan satuannya sama dengan sumbernya: persen tidak boleh dibaca sebagai jumlah orang. Arah perubahan benar pada setiap rentang, bukan hanya awal dan akhir. Perbandingan benar: mana yang tertinggi, terendah, dan berapa selisihnya. Uraian tidak menambah sebab yang tidak ada di tabel; tabel jumlah pengunjung tidak memuat alasan orang datang. Arah sebaliknya sama ketatnya: setiap angka di uraian harus masuk ke sel yang tepat, pada baris kategori dan kolom waktu yang benar.