Materi
Sisa metabolisme dikeluarkan beberapa organ yang saling terkait. Karbon dioksida dibuang lewat paru-paru. Amonia, sisa penguraian senyawa bernitrogen seperti protein, diubah hati menjadi urea, diangkut plasma darah, lalu dibuang ginjal bersama urin (Biologi Kelas XI hlm. 108; OpenStax Biology 2e Bagian 41.4). Satuan kerja ginjal adalah nefron, yang terdiri atas glomerulus dan tubulus yang bersinggungan dengan pembuluh darah.
Tabel 4.7 buku yang sama membagi pembentukan urin menjadi tiga tahap. Filtrasi di glomerulus menahan partikel besar seperti protein dan sel darah di pembuluh darah. Reabsorpsi di tubulus proksimal mengembalikan zat yang masih diperlukan, seperti glukosa, asam amino, dan sebagian air, ke darah; di lengkung Henle dan duktus pengumpul, banyaknya air yang diserap kembali menyesuaikan keadaan cairan tubuh (OpenStax Biology 2e Bagian 41.2). Augmentasi di tubulus distal dan duktus pengumpul menambahkan zat sisa dan ion berlebih ke urin (hlm. 116–117).
Hormon antidiuretik (ADH) dibuat hipotalamus dan dilepas hipofisis posterior. Saat tubuh kekurangan air, ADH naik dan membuat tubulus ginjal lebih mudah dilalui air, sehingga lebih banyak air diserap kembali dan urin sedikit serta pekat. Saat kadar zat terlarut darah turun karena air berlebih, pelepasan ADH berkurang (OpenStax Biology 2e Bagian 37.3). Buku Kelas XI hlm. 109 mencontohkan urin yang banyak pada udara dingin karena sedikit air keluar lewat keringat.