Materi
Sistem sirkulasi mengangkut zat ke seluruh tubuh dan menghubungkan organ pertukaran zat: usus halus, paru-paru, dan ginjal (Biologi Kelas XI hlm. 95–99). Jantung bekerja sebagai dua pompa. Bilik kanan memompa darah ke paru-paru, sedangkan bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh melalui aorta, sehingga dinding otot bilik kiri lebih tebal (OpenStax Biology 2e Bagian 40.3). Katup jantung hanya membuka ke satu arah dan mencegah darah mengalir balik. Jalur darah lengkap dibahas di kelas Biologi Dasar.
Arteri dan vena tersusun atas tiga lapisan: endotelium, otot polos, dan jaringan ikat; kapiler hanya selapis sel endotelium, sehingga zat cukup melintasi satu lapis sel (Kelas XI hlm. 100). Otot polos arteri lebih tebal untuk menahan tekanan tinggi, sedangkan vena berdinding lebih tipis dan memiliki katup yang mencegah aliran balik (Biology 2e Bagian 40.3). Penampang gabungan seluruh kapiler jauh lebih luas daripada aorta, sehingga aliran darah melambat sampai sekitar seperseribu kecepatannya di aorta; aliran yang lambat ini membantu pertukaran gas dan zat makanan (Biology 2e Bagian 40.4).
Darah terdiri atas plasma dan sel darah. Plasma, yang sebagian besar air, mengangkut zat makanan, hormon, dan sisa metabolisme yang larut air. Eritrosit mengangkut gas dengan hemoglobin; gugus hemenya memerlukan zat besi, sehingga kekurangan zat besi menurunkan pengangkutan gas (anemia). Leukosit berperan dalam pertahanan tubuh, dan trombosit dalam pembekuan darah (Kelas XI hlm. 103; Biology 2e Bagian 40.2).