Biaya tetap tidak berubah totalnya, tetapi berubah per unit. Biaya tetap per unit adalah seluruh biaya tetap dibagi jumlah unit yang dihasilkan atau dijual. Karena pembilangnya tetap dan penyebutnya bertambah, angkanya turun ketika volume naik — inilah yang OpenStax sebut sebagai biaya tetap rata-rata, dan inilah alasan biaya per unit sebuah usaha ikut turun tanpa satu pun tawar-menawar dengan pemasok.
Biaya variabel per unit bekerja terbalik. Totalnya naik turun mengikuti volume, tetapi angkanya per unit tetap: bahan satu porsi tetap Rp9.000 baik ketika terjual 200 porsi maupun 800 porsi. Biaya total per unit adalah jumlah keduanya, jadi seluruh penurunannya datang dari bagian tetapnya saja.
Contoh langkah demi langkah dengan biaya tetap Rp3.000.000 per bulan dan biaya variabel Rp9.000 per porsi. Pada 250 porsi, biaya tetap per porsi 3.000.000 ÷ 250 = 12.000 dan biaya total per porsi 12.000 + 9.000 = 21.000. Pada 600 porsi, biaya tetap per porsi 3.000.000 ÷ 600 = 5.000 dan biaya total per porsi 5.000 + 9.000 = 14.000. Volumenya naik 2,4 kali, biaya per porsinya turun Rp7.000.
3.000.000 ÷ 250 = 12.000 → 12.000 + 9.000 = 21.000 (biaya per porsi di 250 porsi)
3.000.000 ÷ 600 = 5.000 → 5.000 + 9.000 = 14.000 (biaya per porsi di 600 porsi)Penurunan itu ada batasnya. Begitu volume melewati kapasitas yang ada sekarang dan usaha harus menambah lapak, alat, atau pegawai tetap, biaya tetapnya melompat dan biaya per unit ikut naik lagi sebelum kembali turun.