Marjin kontribusi per unit adalah harga jual satu unit dikurangi seluruh biaya variabel satu unit. Namanya kontribusi karena angka itulah yang disumbangkan tiap unit untuk menutup biaya tetap; setelah seluruh biaya tetap tertutup, sumbangan unit berikutnya menjadi laba.
Rasio marjin kontribusi adalah marjin kontribusi per unit dibagi harga jual. Rasio 0,40 berarti empat puluh sen dari tiap rupiah penjualan tersisa untuk menutup biaya tetap dan laba, sedangkan enam puluh sen sisanya sudah habis sebagai biaya variabel. Marjin kontribusi total adalah marjin kontribusi per unit dikalikan jumlah unit yang terjual.
Contoh langkah demi langkah untuk segelas es kopi susu. Langkah pertama, harga jual Rp25.000 dikurangi biaya variabel Rp15.000 menghasilkan marjin kontribusi Rp10.000 per gelas. Langkah kedua, rasionya 10.000 ÷ 25.000 = 0,40. Langkah ketiga, bila terjual 900 gelas sebulan, marjin kontribusi totalnya 10.000 × 900 = 9.000.000 — itulah yang tersedia untuk menutup sewa, gaji, dan biaya tetap lain.
25.000 − 15.000 = 10.000 (marjin kontribusi per gelas)
10.000 ÷ 25.000 = 0,40 (rasio marjin kontribusi)
10.000 × 900 = 9.000.000 (marjin kontribusi total sebulan)Tiap produk punya marjin kontribusi dan rasionya sendiri. Produk berharga murah bisa punya rasio yang tinggi, dan produk berharga mahal bisa punya rasio yang rendah; yang menentukan hanya seberapa besar bagian harga jualnya sudah dipakai biaya variabel.