Titik impas adalah tingkat penjualan yang membuat seluruh biaya tetap dan biaya variabel tertutup persis, sehingga laba operasinya nol. Di bawahnya usaha rugi, di atasnya usaha untung. OpenStax menurunkannya dari marjin kontribusi: kalau tiap unit menyumbang sejumlah rupiah untuk menutup biaya tetap, jumlah unit yang dibutuhkan adalah biaya tetap dibagi sumbangan per unit.
Ada dua satuan untuk jawaban yang sama. Titik impas dalam unit membagi biaya tetap dengan marjin kontribusi per unit. Titik impas dalam rupiah membagi biaya tetap dengan rasio marjin kontribusi. Keduanya menunjuk titik yang sama, jadi titik impas unit dikalikan harga jual selalu sama dengan titik impas rupiah.
Contoh langkah demi langkah sebuah kedai. Langkah pertama, marjin kontribusi per gelas 25.000 − 15.000 = 10.000 dan rasionya 10.000 ÷ 25.000 = 0,40. Langkah kedua, dengan biaya tetap Rp6.000.000 per bulan, titik impas unit 6.000.000 ÷ 10.000 = 600 gelas. Langkah ketiga, titik impas rupiah 6.000.000 ÷ 0,40 = 15.000.000, yang sama dengan 600 × 25.000.
6.000.000 ÷ 10.000 = 600 gelas (titik impas unit)
6.000.000 ÷ 0,40 = 15.000.000 (titik impas rupiah)
600 × 25.000 = 15.000.000 (keduanya menunjuk titik yang sama)Hasil bagi yang berkoma dibulatkan ke atas, karena setengah gelas tidak bisa dijual dan berhenti di bawah pembulatan berarti biaya tetapnya belum tertutup. Di lembar kerja pembulatan ke atas dikerjakan dengan ROUNDUP.