Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah ketika kegiatan usaha naik atau turun dalam rentang yang sama. Sewa kios, gaji tetap penjaga, dan langganan internet tetap keluar sebesar itu walau warung sepi seharian. Biaya variabel adalah kebalikannya: totalnya bergerak sebanding dengan kegiatan. Bahan baku, kemasan, dan ongkos kirim per pesanan naik ketika porsi yang dijual bertambah.
Banyak biaya tidak murni keduanya. Biaya campuran punya bagian tetap dan bagian variabel sekaligus — tagihan listrik dengan biaya abonemen tetap ditambah tarif per kilowatt-jam adalah contohnya. Karena itu OpenStax menuliskan biaya total dalam satu persamaan: Y = a + b × x, dengan Y biaya total, a seluruh biaya tetap, b biaya variabel per unit, dan x banyaknya kegiatan.
Contoh langkah demi langkah untuk sebuah warung. Langkah pertama, kumpulkan biaya tetapnya: sewa Rp2.500.000 ditambah gaji tetap Rp3.200.000, seluruhnya Rp5.700.000 per bulan. Langkah kedua, kumpulkan biaya variabel per porsi: bahan Rp8.000 ditambah kemasan Rp1.000, seluruhnya Rp9.000. Langkah ketiga, susun persamaannya. Langkah keempat, masukkan volume yang ingin diperiksa, misalnya 700 porsi.
a = 2.500.000 + 3.200.000 = 5.700.000 (biaya tetap)
b = 8.000 + 1.000 = 9.000 (biaya variabel per porsi)
Y = 5.700.000 + 9.000 × 700 = 12.000.000 (biaya total 700 porsi)Persamaan itu hanya berlaku di rentang kegiatan yang biaya tetapnya belum berubah. Begitu warung harus menyewa lapak kedua atau menambah satu pegawai tetap, nilai a naik dan persamaannya harus disusun ulang sebelum dipakai lagi.