Materi
Menggolongkan bahaya membantu memastikan tidak ada yang terlewat saat inspeksi. OSHA, regulator K3 Amerika Serikat, membagi bahaya kesehatan menjadi bahaya kimia (pelarut, lem, cat, debu beracun), bahaya fisik (bising, panas, radiasi), bahaya biologi (penyakit menular, jamur, tanaman beracun, bulu atau kotoran hewan yang memicu alergi), dan faktor risiko ergonomi (mengangkat beban berat, bekerja di atas ketinggian bahu, gerakan berulang, getaran). Panduan APD OSHA menambahkan contoh bahaya fisik lain: benda bergerak, sambungan listrik, tepi tajam, dan cahaya berintensitas tinggi.
Jenis kelima adalah bahaya psikososial: cara kerja diatur yang dapat menimbulkan stres. HSE menyebut enam bidang penyebab stres kerja: tuntutan (beban kerja yang tak tertanggungkan), kendali (pekerja tidak bisa mengatur cara kerjanya), dukungan (informasi dan bantuan kurang), hubungan (konflik atau perundungan), peran (tidak paham tugas dan tanggung jawabnya), dan perubahan (tidak dilibatkan saat organisasi berubah). HSE juga mencatat bahwa stres ikut memperbesar risiko gangguan otot dan rangka.
| Jenis | Contoh di percetakan di Bandung |
|---|---|
| Fisik | Mesin cetak offset yang bising sampai orang harus berteriak untuk bicara |
| Kimia | Tinta dan pembersih rol berbasis pelarut |
| Biologi | Gudang kertas lembap yang ditumbuhi jamur |
| Ergonomi | Mengangkat rim kertas dari lantai ke meja potong ratusan kali sehari |
| Psikososial | Tenggat pesanan kalender akhir tahun yang terus dimajukan tanpa tambahan orang |