Sikapi Uangmu OJK menjelaskan bunga majemuk: bunga yang sudah diterima ikut berbunga pada periode berikutnya. Contoh di halaman itu: Rp5.000.000 dengan bunga 5% per tahun yang dihitung bulanan selama 1 tahun menjadi sekitar Rp5.255.809,50. FV(bunga_per_periode, banyak_periode, setoran, saldo_awal) menghitung hal yang sama dan sekaligus menambahkan setoran rutin tiap bulan. Setoran dan saldo awal diberi tanda minus karena uang keluar dari dompet menuju tabungan; hasil FV positif adalah uang yang kembali.
Dua pertanyaan lanjutan memakai fungsi pasangannya. NPER menjawab berapa bulan sampai target, dan PMT menjawab berapa setoran per bulan untuk mencapai target dalam waktu tertentu. Contoh dengan bunga di B1, lama di B2, setoran di B3, saldo awal di B4, dan target di B5:
=FV(5%/12,12,0,-5000000) → 5.255.809,49
=FV(B1/12,B2,-B3,-B4)
=NPER(B1/12,-B3,-B4,B5)
=-PMT(B1/12,B2,-B4,B5)Suku bunga pada contoh dan latihan adalah angka ilustrasi, bukan perkiraan bunga produk mana pun. Pajak dan biaya administrasi tabungan tidak dihitung di sini.