Catatan keuangan yang bisa dihitung punya satu baris per transaksi dan empat kolom tetap: Tanggal, Keterangan, Kategori, dan Jumlah. Tanggal ditulis sebagai tanggal, bukan teks, supaya bisa diambil bulannya. Jumlah ditulis sebagai angka polos tanpa "Rp", titik ribuan, atau singkatan "rb"; format Rupiah diberikan lewat format sel. Kategori boleh kosong saat mencatat dan diisi belakangan. Sikapi Uangmu OJK menempatkan pencatatan semua pemasukan dan pengeluaran secara teratur sebagai kebiasaan pertama; tabel inilah bentuknya.
Sebelum menghitung apa pun, periksa kelengkapan tabel. COUNTA menghitung sel yang tidak kosong (banyaknya baris tercatat), COUNT hanya menghitung sel berisi angka, dan COUNTBLANK menghitung sel kosong. Bila COUNT kolom Jumlah lebih kecil dari COUNTA kolom Keterangan, ada nominal yang tersimpan sebagai teks. Contoh untuk catatan belanja kos di A2:D40:
=COUNTA(B2:B40)
=COUNT(D2:D40)
=COUNTBLANK(C2:C40)
=SUM(D2:D40)Tiga angka pertama menjawab: berapa baris, berapa nominal yang sah, dan berapa kategori yang belum diisi. Baru setelah ketiganya masuk akal, SUM dipakai untuk total.
Total sebulan sulit dibandingkan antarbulan karena jumlah harinya berbeda dan jumlah transaksinya berbeda. Dua rata-rata membuatnya sebanding. Rata-rata per transaksi = AVERAGE kolom Jumlah, dan menjawab seberapa besar sekali belanja. Rata-rata per hari = total dibagi banyaknya hari dalam bulan itu, dan dari angka itu perkiraan setahun dihitung dengan mengalikan 365. Perkiraan setahun bukan ramalan; ia memperbesar pola bulan ini supaya besarannya terasa, dan berubah begitu bulan berikutnya masuk.