Materi
Gemba adalah tempat pekerjaan bernilai tambah dilakukan (glosarium Oakland University): lantai produksi, dapur, atau meja gudang. EPA, dalam Lean & Environment Toolkit bab 3, menulis bahwa kekuatan pemetaan aliran nilai ada pada berjalan di lantai pabrik, berbicara dengan pekerja, dan mengamati dari dekat bagaimana produk benar-benar dibuat dari awal sampai akhir. Bab yang sama mencatat bahwa peta aliran nilai melihat berapa lama produk dibuat dan berapa bagian dari waktu itu yang bernilai tambah.
Lembar pengamatan mencatat tiap langkah, lamanya, dan golongannya (VA, NVA-R, atau NVA). Di lembar kerja, SUMIF menjumlahkan menit per golongan, dan porsi bernilai tambah adalah menit VA dibagi seluruh menit yang diamati. Contoh dari bengkel bubut di Klaten:
| Langkah | Menit | Golongan |
|---|---|---|
| Menunggu gambar kerja dari kantor | 30 | NVA |
| Membubut poros | 18 | VA |
| Mengukur diameter sesuai gambar | 4 | NVA-R |
| Mencari jangka sorong yang dipinjam bagian lain | 8 | NVA |
Totalnya 60 menit dan menit VA-nya 18, jadi porsi bernilai tambahnya 18 ÷ 60 = 0,30 atau 30%.
Menit per golongan = SUMIF(kolom golongan; golongan yang dicari; kolom menit)
Porsi VA = menit VA ÷ total menit semua langkah