Materi
Lean berangkat dari satu pertanyaan: apa yang dibayar pelanggan? Abbas dan Goosheh (Fundamentals of Operations Management, §9.3) menaruh prinsip pertama lean sebagai menetapkan nilai dari sudut pandang pelanggan, dan mendefinisikan pemborosan sebagai kegiatan atau keadaan yang memakai sumber daya tetapi tidak menciptakan nilai bagi pelanggan. Pelanggan tidak mau membayar kegiatan itu, padahal biayanya tetap keluar.
Glosarium Pawley Lean Institute, Oakland University, membedakan tiga golongan. Bernilai tambah (VA): yang mau dibayar pelanggan, yaitu kegiatan yang langsung membentuk produk atau layanan. Tidak bernilai tambah tetapi perlu (NVA-R): tidak membentuk produk, tetapi saat ini benar-benar diperlukan dan belum bisa dibuang, meski masih bisa diperbaiki. Tidak bernilai tambah (NVA): dikerjakan, tetapi tidak menyumbang apa pun pada produk.
| Kegiatan di konveksi kaus di Bandung | Golongan |
|---|---|
| Menjahit lengan ke badan kaus | VA |
| Menyablon logo pesanan pelanggan | VA |
| Memeriksa ukuran sampel sesuai kontrak pembeli | NVA-R |
| Mencari gulungan benang di gudang yang tidak berlabel | NVA |
Pertanyaan pemilahnya berurutan. Apakah kegiatan ini mengubah produk menjadi sesuatu yang diminta pelanggan? Bila tidak, apakah kegiatan ini masih wajib dan belum ada cara menghapusnya? Bila jawabannya juga tidak, kegiatan itu pemborosan murni.