Materi
Daftar jenis pemborosan berbeda antarsumber. Kelas ini memakai satu daftar saja: tujuh pemborosan di Abbas dan Goosheh §9.3, yang menyebut tujuan lean sebagai menghindari muda, istilah Jepang untuk kegiatan yang memboroskan. Glosarium Lean Kent State University menyebut ketujuhnya dengan singkatan TIM WOOD dan mencatat bahwa sebagian sumber menambahkan jenis kedelapan, yaitu bakat pekerja yang tidak dimanfaatkan. Soal di kelas ini tidak menanyakan jumlah jenis; yang dinilai adalah menggolongkan kejadian.
| Jenis | Isinya (§9.3) | Contoh di pabrik sepatu di Mojokerto |
|---|---|---|
| Cacat | Produk tidak memenuhi syarat pelanggan, sehingga kerja membuatnya terbuang | Sol terlepas dan sepatu harus dibongkar ulang |
| Produksi berlebih | Membuat atau membeli sebelum benar-benar dibutuhkan | Memotong kulit untuk pesanan bulan depan |
| Transportasi | Memindahkan barang tanpa menambah nilai | Sepatu setengah jadi bolak-balik antargedung |
| Menunggu | Pekerja atau barang diam menunggu | Penjahit menunggu potongan dari bagian potong |
| Persediaan | Bahan, barang setengah jadi, atau barang jadi yang mengikat modal | Gudang penuh lem untuk enam bulan |
| Gerakan | Gerakan orang atau alat yang tidak perlu | Pekerja membungkuk ke lantai mengambil paku |
| Proses berlebih | Memakai sumber daya lebih mahal atau menambah fitur yang tidak diminta | Memoles bagian dalam sepatu yang tidak terlihat dan tidak diminta |
Tiga pasang paling sering tertukar. Transportasi adalah barang yang dipindah, sedangkan gerakan adalah orang atau alat yang bergerak tanpa perlu. Produksi berlebih adalah keputusan membuat lebih awal atau lebih banyak; persediaan adalah tumpukan yang tersisa sebagai akibatnya. Proses berlebih menghasilkan produk yang memenuhi syarat dengan usaha melebihi permintaan, sedangkan cacat menghasilkan produk yang tidak memenuhi syarat.