Lompat ke konten utama
←

Manajemen Keuangan

Pelajaran 16 dari 16

Biaya modal dan risiko

Misi: WACC untuk menilai proyek dan risiko portofolio

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung biaya ekuitas dan WACC lalu memakainya sebagai tingkat diskonto NPV, serta menghitung imbal hasil dan risiko portofolio dua aset.

±21 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Misi terakhir menyambung modul 3 dan modul 4. PT Laut Biru, perusahaan karangan, menimbang kapal pendingin baru. Tingkat diskonto proyeknya tidak diberikan; yang ada hanya nilai pasar utang dan ekuitas, biaya utang, tarif pajak karangan, serta data CAPM. Jadi urutannya: biaya ekuitas, lalu WACC, lalu NPV pada WACC itu — semuanya di satu lembar sehingga perubahan satu masukan langsung terlihat di keputusan.

Bagian kedua beralih ke kas cadangan perusahaan yang ditanam di dua aset. Imbal hasil portofolio tiap tahun dihitung dari bobotnya, lalu rata-rata dan simpangan bakunya dibandingkan dengan aset tunggal. Soal pilihan menanyakan angka mana yang dipakai sebagai biaya utang saat kupon lama berbeda dari imbal hasil pasar.

Latihan

0/4 lulus

Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 3 dari 4

Simpangan baku sampel aset X sendirian sekitar 7,84% dan aset Y sekitar 4,64%. Rata-rata tertimbang keduanya dengan bobot 70% : 30% berapa persen? Tulis dengan dua desimal, lalu bandingkan dengan D9 di soal sebelumnya.

Latihan 4 dari 4

Obligasi lama PT Laut Biru berkupon 7%, tetapi imbal hasil sampai jatuh temponya di pasar sekarang 9%. Angka mana yang dipakai sebagai biaya utang sebelum pajak dalam WACC?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke