Materi
Penganggaran modal menilai belanja besar yang manfaatnya datang bertahun-tahun: mesin, gerai baru, sistem. NPV (nilai kini bersih) adalah nilai kini arus kas masuk dikurangi nilai kini arus kas keluar. Aturannya jelas: NPV positif diterima, NPV negatif ditolak, karena NPV adalah perkiraan tambahan nilai usaha bila proyek dijalankan. Tingkat diskontonya adalah biaya modal usaha, yang dihitung di modul 4.
Di lembar kerja, OpenStax bab 16.6 mengingatkan hal yang sama dengan Microsoft Support: fungsi NPV hanya menerima arus kas tahun 1 sampai terakhir, lalu investasi awal tahun 0 ditambahkan di luar fungsi sebagai angka negatif. NPV turun bila tingkat diskonto naik; grafik NPV pada berbagai tingkat diskonto disebut profil NPV.
Indeks profitabilitas (PI) memakai masukan yang sama tetapi berbentuk rasio: nilai kini arus kas masuk dibagi nilai kini arus kas keluar. PI di atas 1 setara dengan NPV positif, jadi keduanya selalu memberi jawaban terima-tolak yang sama. Kelebihannya muncul saat anggaran terbatas: urutkan proyek ber-NPV positif dari PI terbesar dan ambil sampai anggaran habis, karena yang dicari adalah total NPV terbesar untuk dana yang tersedia. Contoh, dalam juta rupiah, tingkat diskonto 10%:
Investasi 100; arus kas tahun 1–4: 30, 40, 50, 20
PV arus masuk = 111,56
NPV = 111,56 − 100 = 11,56 → diterima
PI = 111,56 / 100 = 1,12