Materi
Rasio profitabilitas mengukur hasil dari penjualan dan dari modal yang dipakai. Marjin laba membagi laba bersih dengan penjualan bersih: berapa rupiah laba dari tiap rupiah penjualan. Imbal hasil aset (ROA) membagi laba bersih dengan rata-rata total aset. Imbal hasil ekuitas (ROE) membagi laba bersih dengan rata-rata ekuitas; bila ada dividen saham preferen, OpenStax mengurangkannya dari laba bersih lebih dulu.
Analisis DuPont memecah ROE menjadi tiga faktor yang dikalikan: marjin laba (laba bersih ÷ penjualan), perputaran total aset (penjualan ÷ aset), dan pengali ekuitas (aset ÷ ekuitas). Penjualan dan aset saling mencoret sehingga hasil kalinya kembali menjadi laba bersih ÷ ekuitas. Gunanya: dua usaha dengan ROE sama bisa sampai di sana lewat jalan berbeda — marjin tebal, perputaran cepat, atau utang banyak. Pengali ekuitas yang besar berarti sebagian besar aset dibiayai utang.
Contoh sebuah usaha ekspedisi, dalam juta rupiah, semuanya memakai saldo akhir tahun:
Marjin laba = 96 / 1.200 = 8%
Perputaran aset = 1.200 / 800 = 1,5 kali
Pengali ekuitas = 800 / 320 = 2,5
ROE (DuPont) = 8% × 1,5 × 2,5 = 30% (sama dengan 96 / 320)