Materi
Rasio memadatkan laporan menjadi angka yang bisa dibandingkan antarperiode dan antarusaha yang ukurannya berbeda. OpenStax membaginya menjadi empat kelompok: likuiditas, solvabilitas, efisiensi, dan profitabilitas. Satu rasio tidak pernah dibaca sendirian; pembandingnya adalah tren usaha itu sendiri, pesaing, dan rata-rata industri.
Likuiditas adalah kemampuan memenuhi kebutuhan kas jangka pendek. Rasio lancar membagi aset lancar dengan liabilitas lancar. Rasio cepat hanya memakai aset yang paling cepat menjadi kas — kas, investasi jangka pendek, dan piutang — karena persediaan harus dijual dulu dan beban dibayar di muka tidak pernah menjadi kas. Rasio kas paling ketat: kas dan setara kas saja dibagi liabilitas lancar.
Solvabilitas adalah kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang. Rasio utang terhadap aset membagi total liabilitas dengan total aset: bagian aset yang dibiayai utang. Rasio utang terhadap ekuitas membagi total liabilitas dengan ekuitas. Rasio kelipatan bunga (times interest earned) membagi laba operasi dengan beban bunga. Contoh, dalam juta rupiah:
Rasio lancar = 200 / 80 = 2,50
Rasio cepat = (45 + 15 + 60) / 80 = 1,50
Rasio kas = 45 / 80 = 0,56
Utang/aset = 230 / 500 = 0,46 (46%)
Utang/ekuitas = 230 / 270 = 0,85
Kelipatan bunga = 145 / 15 = 9,67 kali