Lompat ke konten utama
←

Pemasaran Digital dan Metriknya

Pelajaran 4 dari 16

Corong dan metrik tayangan iklan

Misi: laporan tayangan tiga minggu

Setelah pelajaran ini kamu bisa menyusun frekuensi, CTR, CPC, dan CPM mingguan sebuah kampanye dan membaca angka gabungannya dengan benar.

±19 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Sebuah usaha kopi bubuk rumahan di Temanggung, sebut saja Kopi Lereng, menjalankan iklan kesadaran selama tiga minggu menjelang panen. Catatan mingguannya berisi impresi, jangkauan unik, klik, dan biaya. Pemiliknya ingin tahu dua hal: apakah iklannya menemui orang baru atau orang yang sama berulang-ulang, dan berapa biaya tiap klik serta tiap seribu tayangan.

Misi ini memakai tiga pelajaran sebelumnya sekaligus. Frekuensi datang dari impresi dan jangkauan; CTR dan CPC dari klik; CPM dari biaya dan impresi. Setelah angka mingguannya tersusun, dua pertanyaan menyusul: bagaimana menggabungkan tiga minggu menjadi satu angka, dan angka mana yang tidak boleh dijumlahkan.

Menggabungkan rasio punya satu aturan: jumlahkan dulu pembilang dan penyebutnya, baru dibagi. Rata-rata tiga CTR tidak sama dengan CTR tiga minggu, kecuali impresi tiap minggunya kebetulan sama besar. Aturan ini berlaku untuk semua rasio di kelas ini.

Latihan

0/4 lulus

Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 2 dari 4

Berapa persen CTR gabungan ketiga minggu itu? Bulatkan ke dua angka di belakang koma.

Latihan 3 dari 4

Pada minggu mana orang yang sama paling sering melihat iklan Kopi Lereng, dan tahap corong apa yang diukur angka itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 4 dari 4

Pemilik Kopi Lereng menjumlahkan jangkauan ketiga minggu dan menulis “66.500 orang melihat iklan kita”. Apa masalahnya?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke