Materi
Kelas Dasar Pemasaran menghitung tingkat konversi sebagai konversi dibagi ukuran audiens. Dokumentasi iklan memakai penyebut yang lebih sempit. Menurut Google Ads, tingkat konversi adalah jumlah konversi dibagi jumlah interaksi iklan yang dapat dilacak ke konversi pada periode yang sama; pada iklan penelusuran, interaksinya adalah klik. Contohnya sendiri: 50 konversi dari 1.000 interaksi berarti 5%.
Konversi adalah tindakan yang ditetapkan pengiklan sebagai bernilai: membeli, mengisi formulir, atau menelepon. Google Ads mencatat satu kekhususan: bila lebih dari satu tindakan dilacak, atau setiap konversi dihitung, tingkat konversi bisa melewati 100% karena satu interaksi dapat menghasilkan lebih dari satu konversi.
Biaya per konversi, disingkat CPA, adalah biaya dibagi jumlah konversi. OpenStax menyebutnya juga biaya per tindakan, dan mengingatkan bahwa rumus ini hanya menghitung belanja kampanye, tidak memasukkan biaya membuat iklan dan mengelolanya. Karena CPC adalah biaya per klik dan tingkat konversi adalah konversi per klik, CPA juga bisa diperoleh dari CPC dibagi tingkat konversi.
Tingkat konversi = konversi ÷ interaksi
CPA = biaya ÷ konversi
= CPC ÷ tingkat konversiContoh: iklan sebuah jasa cuci karpet mendapat 2.000 klik, 60 konversi, dengan biaya Rp1.500.000. Tingkat konversinya 60 ÷ 2.000 = 3%. CPA-nya Rp1.500.000 ÷ 60 = Rp25.000. Jalur kedua memberi hasil yang sama: CPC Rp750 dibagi 0,03 juga Rp25.000.