Materi
Buku Pendidikan Pancasila Kelas XI merumuskan harmoni dalam keberagaman sebagai hubungan baik antarindividu dan antarkelompok yang berbeda dengan menjunjung toleransi. Faktor pendorongnya tiga: kultur (nilai budaya menghargai perbedaan, misalnya ungkapan silih asah, silih asih, silih asuh pada masyarakat Sunda), struktur sosial yang adil dan inklusif (setiap kelompok mendapat akses dan kesempatan yang sama), dan pembangunan infrastruktur yang merata.
Faktor penghambatnya juga tiga. Egoisme mengutamakan kepentingan diri sendiri sehingga kepedulian pada sesama rendah. Etnosentrisme memandang budaya, norma, dan nilai kelompok sendiri paling benar dan unggul. Eksklusivisme meyakini hanya satu kelompok yang berhak atas kebenaran dan bersikap tertutup terhadap kelompok lain.
Bila konflik terjadi, buku itu menyebut empat metode. Negosiasi: para pihak berunding untuk mencapai kesepakatan bersama. Mediasi: pihak ketiga yang netral membantu para pihak mencapai kesepakatan. Arbitrase: penyelesaian diserahkan kepada pihak ketiga yang independen, dan putusannya final serta mengikat. Dialog atau musyawarah mufakat: para pihak berkomunikasi terbuka, saling mendengarkan, dan mencari jalan keluar yang mendamaikan semua.
| Metode | Siapa yang menentukan hasil akhir |
|---|---|
| Negosiasi | Para pihak sendiri, lewat perundingan |
| Mediasi | Para pihak, dibantu penengah yang tidak memutus |
| Arbitrase | Arbiter; putusannya final dan mengikat |
| Dialog atau musyawarah mufakat | Para pihak bersama, lewat komunikasi terbuka |