Materi
Bab 9 menyebut dua titik paling rawan dalam percakapan krusial: awal dan akhir. Di akhir, kolam yang sudah penuh bisa gagal menjadi tindakan karena dua jebakan: orang tidak tahu bagaimana keputusan akan diambil sehingga harapannya dilanggar, atau keputusan tidak kunjung diambil sehingga berlarut-larut. Karena itu dialog dipisahkan dari pengambilan keputusan, dan cara memutuskan disepakati lebih dulu.
Empat caranya tersusun dari keterlibatan paling sedikit sampai paling banyak. Komando: keputusan diambil tanpa melibatkan yang lain, misalnya karena ditetapkan pihak luar. Konsultasi: masukan dikumpulkan dari kelompok, lalu satu orang atau sebagian kecil yang memutuskan. Pemungutan suara: persentase yang disepakati menentukan hasil, cocok saat ada beberapa pilihan yang sama-sama layak, dan tidak dipakai bila anggota belum sepakat mendukung hasil apa pun. Konsensus: berbicara sampai semua orang sungguh-sungguh sepakat, hanya untuk persoalan bertaruhan tinggi dan rumit atau yang menuntut dukungan semua orang.
Penutupnya penugasan yang jelas: siapa, mengerjakan apa, selesai kapan, dan bagaimana tindak lanjutnya. Bab itu meminta komitmen dicatat lalu diperiksa ulang.
Communication in the Real World Bagian 14.3 membahas teknik yang sejajar: aturan mayoritas, aturan minoritas oleh ahli atau pemegang wewenang yang bisa menimbang masukan anggota atau tidak, dan aturan konsensus. Bagian itu mencatat konsensus memakan waktu tetapi menghasilkan komitmen lebih tinggi karena semua ikut memutuskan.