Satuan hitung bunyi dalam bahasa Jepang adalah mora, bukan suku kata. Satu mora berarti satu ketukan dengan panjang yang relatif tetap. かった (katta — membeli, bentuk lampau ragam biasa) terdiri atas tiga ketukan: ka, jeda, ta, bukan dua. Selama panjang ketukan belum tertata, kata yang kamu ucapkan dapat terdengar sebagai kata lain.
Bahasa Indonesia tidak memakai panjang vokal untuk membedakan kata, sehingga pembelajar Indonesia kerap memendekkan bunyi panjang atau melewatkan jeda. Akibatnya terlihat langsung: おばあさん (obaasan — nenek) terdengar seperti おばさん (obasan — bibi) ketika vokal panjangnya dipotong. Pola semacam ini termasuk yang paling cepat diperbaiki setelah hitungan moranya disadari.
| Kata (romaji) | Kana | Mora | Hitungan | Arti |
|---|---|---|---|---|
| sushi | すし | 2 | su + shi | sushi |
| sensei | せんせい | 4 | se + n + se + i | guru |
| nippon | にっぽん | 4 | ni + jeda + po + n | Jepang |
| kyouto | きょうと | 3 | kyo + u + to (kyo satu mora) | Kyoto |
| chotto | ちょっと | 3 | cho + jeda + to | sebentar |
| ohayou | おはよう | 4 | o + ha + yo + u | selamat pagi |
Tiga satuan paling sering terlewat: ん dihitung satu mora, っ dihitung satu mora, dan ー menambah satu mora. Ketiganya tidak tampak penting bagi pembaca Indonesia, apalagi っ yang tidak berbunyi sama sekali. Bagi penutur Jepang, ketiganya memakan ketukan yang sama besarnya dengan kana lain, dan satu ketukan yang hilang mengganti kata.
つ kecil (っ) tidak dibaca tsu. Tugasnya menghentikan suara satu ketukan sebelum konsonan berikutnya. Jeda semacam ini tidak ada dalam bahasa Indonesia, sehingga bagian inilah yang paling sering dilewati pembelajar Indonesia.
| Kana | Bacaan | Arti |
|---|---|---|
| きって | kit-te | perangko; bandingkan きて (kite — datang) |
| がっこう | gak-kou | sekolah |
| ちょっと | chot-to | sedikit atau sebentar |
| まっすぐ | mas-sugu | lurus |
| いっぱい | ip-pai | penuh |
| はっぴょう | hap-pyou | presentasi |
- ちょっと待ってください。chotto matte kudasai.Tunggu sebentar.
- きってをください。きてください。kitte o kudasai. kite kudasai.Tolong perangkonya. Tolong datang.
Vokal panjang berarti vokal ditahan dua ketukan, bukan satu. Cara menuliskannya berbeda antara hiragana dan katakana, tetapi bunyinya sama. Bagian ini juga sering dipotong pembelajar Indonesia karena panjang vokal tidak membedakan arti dalam bahasa Indonesia.
| Vokal panjang | Hiragana | Katakana | Contoh |
|---|---|---|---|
| aa | ああ | アー | おかあさん (okaasan — ibu) |
| ii | いい | イー | おにいさん (oniisan — kakak laki-laki) |
| uu | うう | ウー | すうがく (suugaku — matematika) |
| ee | ええ / えい | エー | えいご (eigo — bahasa Inggris) |
| oo | おう / おお | オー | おとうさん (otousan — ayah) |
- コーヒーをください。koohii o kudasai.Tolong kopinya.
- おばあさんとおばさんはちがうよ。obaasan to obasan wa chigau yo.Nenek dan bibi itu berbeda.
- おかあさんはやさしい。okaasan wa yasashii.Ibu itu baik.
Selain panjang dan pendek, banyak ragam bahasa Jepang memakai aksen nada (高低アクセント, koutei akusento — aksen tinggi-rendah). Pola nada dapat membedakan kata yang susunan kananya sama, tetapi wujudnya berubah mengikuti dialek, kata, dan partikel yang menyertainya. Tabel berikut memakai salah satu pola Tokyo sebagai pengenalan, bukan sebagai aturan untuk seluruh Jepang.
| Kata + が | Bacaan | Pola Tokyo | Arti |
|---|---|---|---|
| 橋が | hashi ga | LHL | jembatan |
| 箸が | hashi ga | HLL | sumpit |
| 端が | hashi ga | LHH | tepi |
| 雨が | ame ga | HLL | hujan |
| 飴が | ame ga | LHH | permen |
| 紙が / 髪が | kami ga | LHL | kertas / rambut |
| 神が | kami ga | HLL | dewa |
- はしでごはんをたべる。hashi de gohan o taberu.Makan pakai sumpit.
Urutan prioritas latihan pengucapan: ketukan mora lebih dahulu, lalu jeda っ, lalu vokal panjang. Tiga hal itu yang menentukan apakah ucapanmu terdengar jelas. Aksen nada ditunda sampai tingkat N4 atau N3, karena mengejar nada sebelum ritmenya rapi tidak mengubah kejelasan ucapan.
- Hitung ketukan (mora), bukan suku kata. Kana ん, っ, dan tanda ー masing-masing bernilai satu ketukan penuh.
- っ adalah jeda satu ketukan sebelum konsonan berikutnya: tidak berbunyi, tetapi tetap dihitung.
- Vokal panjang bernilai dua ketukan. Satu ketukan yang hilang dapat mengganti kata.
- Katakana menulis vokal panjang dengan ー; hiragana memakai う untuk oo dan い untuk ee.
- Aksen nada memang ada, tetapi pada tingkat N5 dahulukan ritme mora dan jeda っ.