Materi
Business Ethics Bagian 6.4 menjelaskan bahwa pemberi kerja punya kepentingan sah untuk memantau karyawan, misalnya mencegah pencurian dan kebocoran data, tetapi kepentingan itu harus diseimbangkan dengan harapan privasi yang wajar dari karyawan. Buku itu menyebut ciri kebijakan pemantauan yang wajar: jelas, spesifik, terbatas pada hal yang langsung berkaitan dengan pekerjaan, dan diberitahukan kepada karyawan. Contohnya, bila tujuan pemantauan adalah produktivitas, perekam ketukan tombol dan tangkapan layar tidak diperlukan. Cara teknis melindungi data pribadi dibahas di kelas Keamanan Digital Dasar.
Business Ethics Bagian 8.1 membedakan dua istilah. Keberagaman dimulai dengan menarik pekerja yang tidak semuanya sama. Inklusi adalah langkah sesudahnya: keterlibatan semua karyawan dalam budaya perusahaan. Buku itu mengutip perumpamaan bahwa keberagaman adalah diundang ke pesta, sedangkan inklusi adalah diajak berdansa. Introduction to Business 2e Bagian 2.1 mencatat hak hukum diterapkan tanpa memandang ras, warna kulit, keyakinan, jenis kelamin, atau kemampuan.
Business Ethics Bagian 9.2 membahas etika iklan: kampanye yang etis mendahulukan isi yang benar. Anak-anak disebut sangat rentan karena belum mampu melihat klaim berlebihan yang diabaikan orang dewasa, dan buku itu mengusulkan agar iklan untuk anak sama sekali tidak memuat klaim berlebihan. Salah satu kategori perilaku tidak etis di Introduction to Business 2e Bagian 2.1 adalah memberi atau membiarkan kesan palsu, misalnya penjual yang tidak mengungkap cacat barang. Batas hukum iklan dibahas di kelas Dasar Pemasaran.
| Kejadian di perusahaan jasa kebersihan (karangan) | Konsep |
|---|---|
| Rekrutmen menjangkau pelamar dari berbagai daerah dan usia | Keberagaman |
| Semua regu diajak menyusun jadwal dan didengar pendapatnya | Inklusi |
| Aturan pemakaian ponsel kantor ditulis dan dibagikan ke semua karyawan | Kebijakan pemantauan yang diberitahukan |