Materi
Kimia organik mempelajari senyawa berkerangka karbon. Karbon membentuk empat ikatan dan bisa berikatan dengan sesamanya menjadi rantai lurus, bercabang, atau cincin. Senyawa yang hanya berisi karbon dan hidrogen disebut hidrokarbon. Alkana hanya punya ikatan tunggal dan rumus umumnya CₙH₂ₙ₊₂, misalnya pentana C₅H₁₂. Alkena punya satu ikatan rangkap dua C=C (CₙH₂ₙ), dan alkuna satu ikatan rangkap tiga C≡C (CₙH₂ₙ₋₂).
Gugus fungsi adalah susunan atom yang menentukan sifat kimia sebuah senyawa organik; senyawa bergugus sama bereaksi dengan cara yang mirip. Alkohol membawa gugus hidroksil –OH yang terikat kovalen pada karbon, sehingga alkohol tidak melepas OH⁻ dan tidak bersifat basa seperti NaOH. Gugus karbonil C=O muncul di beberapa golongan: di ujung rantai sebagai aldehida, di tengah rantai sebagai keton, bersama –OH pada karbon yang sama sebagai asam karboksilat, dan bersama –O–C sebagai ester.
| Golongan | Gugus fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Alkohol | –OH pada karbon | CH₃–CH₂–OH (etanol) |
| Eter | C–O–C | CH₃–O–CH₃ (dimetil eter) |
| Aldehida | –CHO di ujung rantai | CH₃–CHO (etanal) |
| Keton | C–CO–C di tengah rantai | CH₃–CO–CH₃ (propanon, aseton) |
| Asam karboksilat | –COOH | CH₃–COOH (asam asetat) |
| Ester | –COO–C | CH₃–COO–CH₃ (metil asetat) |
| Amina | –NH₂ | CH₃–NH₂ (metilamina) |