Materi
Sebuah usaha katering di Yogyakarta menimbang dua bahan bakar kompor: gas propana dari tabung dan bioetanol cair. Pemiliknya meminta perbandingan yang adil, yaitu kalor per gram, karena bahan bakar dibeli dan diangkut menurut beratnya. Kerjakan dengan urutan: setarakan reaksi pembakaran sempurna (produknya CO₂ dan air cair), hitung ΔH° per mol dari tabel ΔH°f modul ini, lalu bagi dengan massa molar. Massa atom: C = 12, H = 1, O = 16.
Kalor per gram dilaporkan sebagai bilangan positif, karena yang ditanyakan adalah banyaknya kalor yang dilepas, bukan tanda ΔH. Perbandingan per mol tidak adil di sini: satu mol propana bermassa 44 g, sedangkan satu mol etanol 46 g, dan etanol sudah membawa satu atom oksigen yang tidak lagi melepas kalor saat terbakar. Itulah sebabnya kedua angka per mol harus dibagi massa molarnya lebih dulu.