Materi
Nama IUPAC alkana bercabang disusun dari rantai induk dan cabangnya. Nama rantai lurus: metana (1 karbon), etana (2), propana (3), butana (4), pentana (5), heksana (6), heptana (7), oktana (8), nonana (9), dekana (10). Cabang alkil dinamai dari alkana yang kehilangan satu hidrogen, dengan akhiran -il: metil (–CH₃), etil (–C₂H₅), propil.
Langkahnya empat. Pertama, cari rantai karbon terpanjang, walaupun rantai itu berbelok melewati cabang yang ditulis di dalam kurung; itulah rantai induk. Kedua, nomori rantai induk dari ujung yang membuat nomor cabang (lokan) serendah mungkin. Ketiga, cabang yang sama digabung dengan awalan di-, tri-, tetra-, dan setiap cabang tetap mendapat nomornya, misalnya 2,2-dimetil. Keempat, cabang berbeda ditulis berurutan alfabet; awalan jumlah seperti di- tidak ikut diurutkan, jadi etil ditulis sebelum metil. Angka dipisah koma, angka dan huruf dipisah tanda hubung.
Contoh dalam rumus mampat, cabang ditulis di dalam kurung setelah karbon yang mengikatnya:
CH₃–CH(CH₃)–CH(CH₃)–CH₂–CH₃Rantai terpanjangnya lima karbon, jadi induknya pentana. Penomoran dari kiri memberi cabang di karbon 2 dan 3, dari kanan di 3 dan 4; yang dipilih 2 dan 3. Dua cabang metil: 2,3-dimetilpentana.