Materi
Entalpi adalah fungsi keadaan: perubahannya hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir, bukan pada jalannya. Akibatnya, bila sebuah reaksi bisa ditulis sebagai jumlah beberapa reaksi lain, ΔH-nya adalah jumlah ΔH reaksi-reaksi itu. Inilah hukum Hess. Hukum ini dipakai untuk reaksi yang sulit diukur langsung, misalnya karena selalu bercampur reaksi samping.
Tiga aturan mengolah persamaan termokimia. Bila persamaan dibalik, tanda ΔH ikut dibalik. Bila persamaan dikalikan suatu bilangan, ΔH dikalikan bilangan yang sama. Bila beberapa persamaan dijumlahkan, ΔH-nya dijumlahkan, dan zat yang muncul di kedua sisi dengan jumlah sama dicoret. Cara kerjanya: lihat letak dan koefisien setiap zat di reaksi sasaran, lalu atur persamaan yang diketahui sampai zat itu berada di sisi dan jumlah yang sama.
Contoh: ΔH untuk C(s) + ½O₂(g) → CO(g), yang tidak bisa diukur karena pembakaran karbon selalu menghasilkan sebagian CO₂.
- Diketahui (1) C(s) + O₂(g) → CO₂(g), ΔH = −393,5 kJ, dan (2) CO(g) + ½O₂(g) → CO₂(g), ΔH = −283,0 kJ.
- CO harus menjadi produk, jadi persamaan (2) dibalik: CO₂(g) → CO(g) + ½O₂(g), ΔH = +283,0 kJ.
- Jumlahkan dengan (1); CO₂ dan ½O₂ tercoret: ΔH = −393,5 + 283,0 = −110,5 kJ, sama dengan ΔH°f CO di NIST WebBook.