Materi
Hukum laju menghubungkan laju dengan konsentrasi pereaksi: laju = k[A]^m[B]^n. Bilangan m dan n adalah orde terhadap tiap pereaksi, jumlahnya orde total, dan k tetapan laju yang hanya berubah bila suhu berubah. Orde ditentukan dari percobaan, bukan dibaca dari koefisien persamaan reaksi.
Metode laju awal membandingkan dua percobaan yang hanya berbeda pada satu konsentrasi. Bila konsentrasi itu dijadikan dua kali dan laju ikut dua kali, ordenya satu; laju empat kali berarti orde dua; laju tetap berarti orde nol. Secara umum, faktor laju = (faktor konsentrasi) pangkat orde.
| Percobaan | [A] (M) | [B] (M) | Laju awal (× 10⁻³ M/s) |
|---|---|---|---|
| 1 | 0,10 | 0,10 | 2,0 |
| 2 | 0,20 | 0,10 | 8,0 |
| 3 | 0,10 | 0,20 | 2,0 |
Dari percobaan 1 dan 2, [A] dua kali dan laju empat kali: orde dua terhadap A. Dari percobaan 1 dan 3, [B] dua kali dan laju tetap: orde nol terhadap B. Hukum lajunya laju = k[A]², orde total dua.
Pada reaksi orde satu, waktu paruh (t½), yaitu waktu sampai separuh pereaksi habis, tetap sama berapa pun konsentrasi awalnya. Setelah n kali waktu paruh, sisanya (½)ⁿ bagian. Contoh: bila t½ = 10 menit, setelah 20 menit tersisa 25%.