Kegiatan di luar jalur kritis dapat tertunda sedikit tanpa menunda proyek. Besarnya penundaan yang masih dibolehkan itu bernama kelonggaran, dan menghitungnya memerlukan dua kali penyusuran jaringan: sekali dari awal ke akhir, sekali dari akhir ke awal.
Penyusuran maju menghitung waktu paling awal. Proyek dimulai pada hari ke-0. Waktu mulai paling awal sebuah kegiatan adalah waktu selesai paling awal terbesar di antara semua prasyaratnya; kegiatan tanpa prasyarat mulai pada hari ke-0. Waktu selesai paling awal adalah waktu mulai paling awal ditambah lamanya kegiatan. Waktu selesai paling awal terbesar di seluruh jaringan adalah durasi proyek.
Penyusuran mundur menghitung waktu paling lambat. Kegiatan yang tidak menjadi prasyarat siapa pun harus selesai paling lambat pada hari durasi proyek. Waktu selesai paling lambat sebuah kegiatan adalah waktu mulai paling lambat terkecil di antara semua kegiatan yang menunggunya. Waktu mulai paling lambat adalah waktu selesai paling lambat dikurangi lamanya kegiatan.
Kelonggaran adalah selisih antara waktu mulai paling lambat dan waktu mulai paling awal. Kegiatan berkelonggaran nol membentuk jalur kritis. Pada jaringan pemindahan gudang di pelajaran sebelumnya, kegiatan C mulai paling awal hari ke-4 dan paling lambat hari ke-7, sehingga kelonggarannya 3 hari.
Tabel di bawah ini dipakai untuk ketiga latihan pelajaran ini. Proyeknya membuka cabang kedai.
| Kode | Kegiatan | Lama (hari) | Prasyarat |
|---|---|---|---|
| A | Mensurvei lokasi | 3 | — |
| B | Menandatangani sewa | 2 | A |
| C | Menggambar denah ruangan | 4 | A |
| D | Merenovasi ruangan | 7 | B dan C |
| E | Memesan peralatan | 5 | B |
| F | Memasang peralatan | 3 | D dan E |
| G | Menguji coba layanan | 3 | F |