Angsuran tetap, atau anuitas, adalah pembayaran yang sama besar tiap periode sampai pinjaman lunas. Bunganya dihitung dari sisa pokok yang mengecil, tetapi besar pembayarannya diratakan supaya sama tiap bulan. Rumusnya A = P × i ÷ (1 − (1 + i)^(−n)), dengan P pokok pinjaman, i bunga per periode, dan n banyak periode.
Contoh langkah demi langkah: pokok Rp24.000.000, bunga 1% per bulan, tenor 12 bulan. Langkah pertama, (1 + 0,01)^(−12) = 0,887449. Langkah kedua, 1 − 0,887449 = 0,112551. Langkah ketiga, 24.000.000 × 0,01 = 240.000. Langkah keempat, 240.000 ÷ 0,112551 = 2.132.370,93. Itulah angsuran per bulan.
=B1*B2/(1-POWER(1+B2,-B3)) rumus anuitas
=PMT(B2;B3;-B1) fungsi siap pakai
P * i / (1 - (1 + i) ** -n) PythonDi lembar kerja, PMT(bunga_per_periode; banyak_periode; pokok) menghitung hal yang sama. PMT menghasilkan angka negatif karena uangnya keluar dari dompet, jadi pokok diberi tanda minus supaya hasilnya positif. Dua jalan ini wajib memberi angka yang sama; kolom selisih yang tidak nol berarti salah satu rumus salah tulis, bukan berarti keduanya sama-sama benar.
Bunga per periode dan banyak periode harus memakai satuan yang sama. Bunga per bulan dipasangkan dengan n dalam bulan; bunga per tahun dengan n dalam tahun. Bunga tahunan diubah ke bulanan dengan dibagi 12.