Angsuran menjawab pertanyaan "sanggup atau tidak tiap bulan". Total bayar menjawab pertanyaan lain: "berapa harga meminjamnya". Total bayar = angsuran × banyak periode, dan biaya meminjam = total bayar − harga tunai. Dua angka itu harus dibaca bersamaan.
Contoh langkah demi langkah dengan harga tunai Rp24.000.000 dan bunga 1% per bulan. Tenor 12 bulan: angsuran Rp2.132.370,93; total bayar 2.132.370,93 × 12 = 25.588.451,14; biaya meminjam 1.588.451,14. Tenor 24 bulan: angsuran Rp1.129.763,33; total bayar 27.114.320,00; biaya meminjam 3.114.320,00.
total bayar = angsuran × banyak periode
biaya meminjam = total bayar − harga tunaiAngsurannya turun hampir setengah, tetapi biaya meminjamnya hampir dua kali lipat. Tenor yang panjang memindahkan uang ke masa depan, tidak menghilangkannya: pokok berkurang lebih lambat, sehingga bunga dihitung dari sisa yang besar selama lebih banyak bulan.
Perbandingan dengan harga tunai hanya adil bila semua uang yang keluar ikut dihitung: uang muka, biaya pengurusan, dan angsuran. Uang muka bukan potongan harga; uang muka adalah bagian harga yang dibayar lebih awal.