Materi
OpenStax menggambarkan Six Sigma sebagai proses seluruh perusahaan yang mengukur banyaknya cacat dan menghapusnya secara sistematis, dengan sasaran tidak lebih dari 3,4 cacat per sejuta. Buku Seneca dan Abbas–Goosheh menyebut ukurannya secara lengkap: 3,4 cacat per sejuta peluang (defects per million opportunities, DPMO).
Satu unit bisa punya beberapa peluang cacat. Surat jalan dengan enam isian yang bisa salah punya enam peluang. Karena itu DPMO dihitung dari total peluang: jumlah cacat ÷ (jumlah unit × peluang per unit) × 1.000.000. Persen hasil tanpa cacat adalah (1 − cacat ÷ total peluang) × 100. Dengan ukuran yang sama ini, proses yang sangat berbeda — kasir, gudang, pengiriman — bisa dibandingkan.
Contoh: 500 pesanan daring, masing-masing 4 isian, jadi 2.000 peluang. Ditemukan 3 isian salah. DPMO = 3 ÷ 2.000 × 1.000.000 = 1.500, dan hasil tanpa cacat (1 − 3 ÷ 2.000) × 100 = 99,85%. Tingkat sigma dibaca dari tabel konversi organisasi: tingkat tertinggi yang batas DPMO-nya tidak dilampaui proses.
Total peluang = unit × peluang per unit
DPMO = cacat ÷ total peluang × 1.000.000
Hasil (%) = (1 − cacat ÷ total peluang) × 100