Materi
Setiap proses bervariasi. Shewhart, yang disebut buku Seneca sebagai bapak pengendalian mutu statistik, membedakan dua jenisnya. Variasi sebab umum (common cause, chance cause) melekat pada proses dan mengenai setiap hasil: perbedaan kecil bahan baku, suhu, kelembapan, atau setelan mesin. Variasi sebab khusus (assignable cause) berasal dari kejadian tertentu yang bisa ditelusuri: mesin rusak, bahan cacat, listrik padam, kesalahan orang. Abbas dan Goosheh menulis bahwa proses yang hanya dipengaruhi sebab umum disebut terkendali.
Peta kendali memplot sebuah ukuran mutu menurut urutan sampel, dengan garis tengah dan dua batas kendali: UCL di atas dan LCL di bawah. NIST §6.3.2 menuliskannya UCL = μ + kσ dan LCL = μ − kσ, dengan k = 3 sebagai standar industri. Untuk data normal, peluang satu titik jatuh di luar ±3σ hanya 0,27% bila tidak ada sebab khusus, sehingga titik di luar batas memicu penyelidikan. NIST §6.1.4 menyebut langkahnya: mencari sebab khusus dengan mengikuti rencana tindakan di luar kendali (OCAP).
Contoh: garis tengah pengisian galon 19,0 liter dan simpangan baku 0,05 liter. UCL = 19,0 + 3 × 0,05 = 19,15 liter; LCL = 18,85 liter.
Batas kendali berbeda dari batas spesifikasi. NIST §6.3.2: batas kendali dipakai untuk menentukan apakah proses terkendali secara statistik (hasilnya konsisten); batas spesifikasi dipakai untuk menentukan apakah produk berfungsi sebagaimana mestinya. NIST §6.1.2 juga membedakan fase I — data lampau dipakai menghitung batas awal — dari fase II, pemantauan waktu nyata dengan batas itu.