Peluang sebuah kejadian adalah banyaknya hasil yang termasuk kejadian itu dibagi banyaknya seluruh hasil yang mungkin, dengan syarat setiap hasil sama-sama mungkin terjadi. Nilainya selalu berada antara 0 dan 1: nol berarti kejadian itu tidak mungkin, satu berarti pasti. Peluang dituliskan sebagai pecahan, desimal, atau persen, dan ketiganya menyatakan hal yang sama. Frekuensi harapan adalah peluang dikalikan banyaknya percobaan, dan angka itu yang dipakai untuk merencanakan persediaan: berapa banyak kantong belanja yang perlu disiapkan bila diketahui berapa bagian pelanggan yang memintanya.
Contoh langkah demi langkah dengan satu dadu bersisi enam. Langkah pertama, hitung seluruh hasil yang mungkin: 1, 2, 3, 4, 5, dan 6, jadi ada enam. Langkah kedua, hitung hasil yang termasuk kejadian “muncul angka lebih dari 4”: yaitu 5 dan 6, jadi ada dua. Langkah ketiga, bagi keduanya: 2 ÷ 6 = 0,3333 atau sekitar 33,33 persen. Langkah keempat, bila dadu itu dilempar 120 kali, frekuensi harapannya 0,3333 × 120 = 40 kali. Angka 40 adalah perkiraan, bukan janji: hasil sesungguhnya berayun di sekitarnya, dan ayunannya makin kecil secara relatif ketika lemparannya makin banyak.
| Kejadian pada satu lemparan dadu | Hasil yang termasuk | Peluang |
|---|---|---|
| Muncul angka 3 | 1 dari 6 | 0,1667 |
| Muncul angka genap | 3 dari 6 | 0,5 |
| Muncul angka lebih dari 4 | 2 dari 6 | 0,3333 |
| Muncul angka kurang dari 7 | 6 dari 6 | 1 |