Tiga angka dipakai untuk menjawab pertanyaan “berapa nilai yang khas di data ini”. Rata-rata adalah jumlah seluruh nilai dibagi banyaknya nilai. Median adalah nilai yang berada tepat di tengah setelah data diurutkan; bila banyaknya data genap, median adalah rata-rata dua nilai tengah. Modus adalah nilai yang paling sering muncul. Ketiganya menjawab pertanyaan yang berbeda di pekerjaan nyata: bagian keuangan memakai rata-rata untuk menyusun anggaran harian, bagian layanan memakai median untuk melaporkan waktu tunggu yang dialami separuh pelanggan, dan bagian gudang memakai modus untuk mengetahui ukuran kemasan yang paling sering diminta.
Contoh langkah demi langkah dengan porsi nasi goreng yang terjual selama lima hari: 42, 48, 45, 42, dan 53. Langkah pertama, jumlahkan seluruh nilai: 42 + 48 + 45 + 42 + 53 = 230. Langkah kedua, bagi dengan banyaknya hari: 230 ÷ 5 = 46 porsi, itulah rata-ratanya. Langkah ketiga, urutkan datanya menjadi 42, 42, 45, 48, 53, lalu ambil nilai di posisi ketiga, yaitu 45; itulah mediannya. Langkah keempat, hitung kemunculan setiap angka: 42 muncul dua kali dan sisanya sekali, sehingga modusnya 42.
| Ukuran | Cara menghitung | Pertanyaan yang dijawab |
|---|---|---|
| Rata-rata | Jumlah nilai ÷ banyak nilai | Berapa nilai per satuan bila totalnya dibagi rata? |
| Median | Nilai tengah setelah diurutkan | Berapa nilai yang membelah data menjadi dua bagian sama banyak? |
| Modus | Nilai yang paling sering muncul | Nilai mana yang paling sering terjadi? |
Di lembar kerja, ketiganya punya fungsi sendiri yang membaca satu rentang sel:
=AVERAGE(A2:A6)
=MEDIAN(A2:A6)
=MODE.SNGL(A2:A6)