Lompat ke konten utama
←

HPP dan Harga Menu Usaha Kuliner

Pelajaran 11 dari 12

Kendali bulanan

Menu engineering: popularitas dan marjin kontribusi

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung marjin kontribusi, rata-rata marjin kontribusi tertimbang, bauran penjualan, dan ambang populer, lalu menggolongkan menu ke empat kelompok beserta tindakan yang disebut BKFSM.

±15 menitDiperiksa 25 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Bab The Principles of Menu Engineering di BKFSM menilai tiap menu dengan dua ukuran. Ukuran pertama adalah keuntungan: marjin kontribusi (MK) = harga − biaya bahan. Rata-rata MK dihitung dari total MK semua porsi dibagi total porsi terjual, bukan rata-rata sederhana MK tiap menu. Menu yang MK-nya sama dengan atau di atas rata-rata itu tergolong menguntungkan.

Ukuran kedua adalah popularitas: bauran penjualan (sales mix) = porsi terjual satu menu ÷ total porsi terjual dalam kelompoknya. Popularitas harapan = 100% ÷ banyaknya menu, dan sebuah menu tergolong populer bila bauran penjualannya mencapai 70% dari popularitas harapan. Untuk tujuh menu: 100% ÷ 7 = 14,3%, ambangnya 70% × 14,3% = 10%. Menu dibandingkan dalam satu kelompok, misalnya minuman dengan minuman, karena hidangan utama yang harganya jauh lebih tinggi akan tampak lebih menguntungkan daripada es teh.

Di lembar kerja, tiap ukuran dijawab dengan IF ("Ya" atau "Tidak"), lalu kedua jawaban dibaca bersama untuk menentukan kelompoknya. AND dipakai bila satu sel harus memeriksa dua syarat sekaligus.

KelompokTindakan yang disebut BKFSM
Populer dan menguntungkanPertahankan spesifikasi dan mutunya, tempatkan di posisi menonjol, sarankan oleh pramusaji, uji kenaikan harga kecil.
Populer tetapi tidak menguntungkanNaikkan harga dengan hati-hati dan bertahap, tekan biaya pelengkap, atau kecilkan porsi.
Tidak populer tetapi menguntungkanPindahkan ke posisi yang lebih terlihat, sarankan oleh pramusaji, turunkan harga sedikit atau tambah nilainya.
Tidak populer dan tidak menguntungkanKandidat untuk dihapus, kecuali menu itu memanfaatkan sisa bahan dan tenaga pembuatannya rendah.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 2 dari 3

Sebuah kedai menjual lima makanan ringan. Ambang populernya 14% dan rata-rata MK tertimbangnya Rp5.800. Pisang bakar keju terjual 9% dari total dengan MK Rp6.500. Masuk kelompok mana?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Nasi goreng di sebuah warung tergolong populer tetapi tidak menguntungkan. Tindakan mana yang disebut bab The Principles of Menu Engineering untuk kelompok ini?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi

Sebagian materi kelas ini diadaptasi dari Basic Kitchen and Food Service Management (CC-BY-4.0).