Lompat ke konten utama
←

HPP dan Harga Menu Usaha Kuliner

Pelajaran 3 dari 12

Resep standar dan uji hasil

Misi: Kartu hasil ayam utuh

Setelah pelajaran ini kamu bisa menyusun kartu hasil ayam utuh: persentase tiap bagian, nilai bagian sampingan, biaya per kilogram potongan siap goreng, biaya per porsi, dan faktor biaya untuk harga beli baru.

±19 menitDiperiksa 25 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Mbak Sari membuka warung ayam penyet di Surabaya. Ia membeli 10 ekor ayam utuh, total 12 kg, seharga Rp38.000 per kg, lalu memotongnya menjadi potongan siap goreng. Ia ingin tahu biaya ayam yang sebenarnya di tiap porsi. Bab Yield Testing di BKFSM menyusun kartu uji potong daging (meat cutting yield test) dengan kolom berikut.

  • Berat tiap bagian dan persentasenya terhadap berat total (berat bagian ÷ berat total).
  • Nilai per kg bagian sampingan: harga bila bagian itu dibeli terpisah. Susut potong tidak diberi nilai.
  • Nilai total = berat dalam kg × nilai per kg. Satuannya harus sama: 600 g ditulis 0,6 kg.
  • Nilai bagian utama = biaya total ayam − jumlah nilai bagian sampingan.
  • Biaya per kg bagian utama = nilainya ÷ beratnya; biaya per porsi = ukuran porsi dalam kg × biaya per kg.
  • Faktor biaya per kg = biaya per kg bagian utama ÷ harga beli per kg. Bila harga beli berubah, biaya per kg baru = faktor × harga beli baru.

Tabel di bawah adalah hasil timbang Mbak Sari. Kepala dan leher dijual ke pedagang kaldu, ceker dan ati ampela dijual sebagai lauk tambahan, sehingga ketiganya diberi nilai.

BagianBerat (kg)Nilai per kg
Kepala dan leher1,2Rp12.000
Ceker0,6Rp20.000
Ati ampela0,9Rp30.000
Lemak dan kulit sisa0,5tidak bernilai
Susut potong (darah, air)0,3tidak bernilai
Potongan siap goreng8,5dihitung
Ayam utuh dibeli12Rp38.000

Faktor biaya berguna karena harga ayam berubah tiap minggu, sedangkan cara memotong tidak. BKFSM juga mencatat manfaat uji yang diulang berkala: memeriksa apakah pemasok tetap mengirim sesuai spesifikasi dan membandingkan hasil antarpemotong. Bila sisa dan buangan naik, biaya bahan ikut naik.

Latihan

0/4 lulus

Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 2 dari 4

Satu porsi ayam penyet memakai 150 g potongan siap goreng. Berapa biaya ayam per porsi? Bulatkan ke rupiah terdekat.

Latihan 3 dari 4

Bulan depan pemasok menaikkan harga ayam utuh menjadi Rp42.000 per kg, dan cara memotong tidak berubah. Dengan faktor biaya per kg dari kartu hasil yang dibulatkan dua desimal, berapa biaya per kg potongan siap goreng yang baru?

Latihan 4 dari 4

Tiga bulan kemudian Mbak Sari menguji lagi ayam dari pemasok yang sama dengan harga yang sama. Potongan siap goreng kini hanya 64% dari berat beli, padahal dulu 70,8%. Kesimpulan mana yang sesuai dengan bab Yield Testing?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi

Sebagian materi kelas ini diadaptasi dari Basic Kitchen and Food Service Management (CC-BY-4.0).