Materi
OpenStax Principles of Management Bagian 13.1 mendefinisikan kepemimpinan sebagai hubungan pengaruh sosial antara dua orang atau lebih yang saling bergantung untuk mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan yang efektif memenuhi dua kebutuhan kelompok: kebutuhan pemeliharaan (anggota bisa cocok dan bekerja bersama, misalnya lewat norma bersama) dan kebutuhan tugas (kelompok maju menuju tujuannya). Bagian itu membedakan manajer dan pemimpin dengan empat cara. Definisinya berbeda: manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan. Jalannya ke posisi berbeda: manajer diangkat, sedangkan kepemimpinan bergantung pada diterima atau ditolaknya oleh pengikut, sehingga pemimpin sering muncul dari dalam kelompok. Sumber kekuasaannya berbeda: manajer memperoleh kekuasaan dari organisasi, yaitu imbalan, hukuman, dan hak bertindak yang melekat pada jabatan; pemimpin lebih sering memperolehnya dari anggapan pengikut tentang keahlian, kepribadian, dan hubungan kerjanya. Alasan pengikut patuh juga berbeda: bawahan manajer patuh karena wewenang jabatan dan imbalan atau hukuman (proses ekstrinsik), sedangkan pengikut pemimpin patuh karena mereka mau (proses intrinsik).
Bagian 13.2 menyebut lima komponen proses kepemimpinan yang saling memengaruhi dari waktu ke waktu: pemimpin, pengikut, konteks (situasi), proses itu sendiri (hubungan kerja dan pertukaran antara pemimpin dan pengikut), dan konsekuensi (hasil, misalnya kepercayaan, kepuasan, dan kinerja). Bagian 13.3 membedakan pemimpin formal, yang diakui pihak luar kelompok sebagai pemimpin resmi, dari pemimpin informal, yang tidak ditugaskan organisasi tetapi diakui anggota sebagai pemimpinnya. Dari cara mendapatkannya, pemimpin yang ditunjuk ditempatkan oleh kekuatan di luar kelompok, sedangkan pemimpin yang muncul tumbuh dari dinamika di dalam kelompok. Anggota yang terus menyumbang pada tujuan kelompok mengumpulkan kredit idiosinkrasi, yaitu status berbasis kecakapan yang memberinya ruang untuk memengaruhi arah kelompok.
| Kejadian di bengkel motor Sumber Jaya (karangan) | Golongan |
|---|---|
| Pemilik mengangkat Pak Darto menjadi kepala bengkel lewat surat keputusan | Pemimpin formal yang ditunjuk |
| Mekanik lain selalu bertanya dulu ke Riko, mekanik paling senior, sebelum membongkar mesin injeksi | Pemimpin informal yang muncul |
| Mekanik datang tepat waktu karena takut dipotong insentif | Patuh pada manajer: proses ekstrinsik |