Materi
Kelas Perilaku Organisasi sudah membahas empat alat pemimpin transformasional (karisma, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, perhatian individual) dan tiga cara pemimpin transaksional (imbalan kontingen, manajemen dengan pengecualian aktif dan pasif). Ringkasnya, Principles of Management Bagian 13.8 menggambarkan pemimpin transaksional sebagai berorientasi tugas dan menawarkan insentif sebagai pertukaran atas perilaku yang diinginkan, sedangkan pemimpin transformasional menggerakkan orang lewat nilai, visi, dan komitmennya pada misi. Bagian itu menyebut pemimpin transformasional juga pemimpin visioner: visi menautkan keadaan sekarang dengan masa depan, menumbuhkan komitmen, memberi makna pada tindakan, dan menjadi tolok ukur kinerja. Mengutip Warren Bennis, visi baru efektif bila disampaikan sedemikian rupa sehingga orang lain menjadikannya milik mereka sendiri.
Karisma adalah daya tarik khusus yang membangkitkan kesetiaan dan antusiasme. Bagian 13.8 mengutip Max Weber yang menyebut pemimpin karismatik memiliki kekuasaan sah yang bersumber dari kesucian, kepahlawanan, atau keteladanan yang luar biasa. Pemimpin karismatik punya kebutuhan kekuasaan yang kuat, bersandar pada kekuasaan rujukan, dan sangat yakin akan kebenaran keyakinannya. Tidak semua pemimpin transformasional karismatik. LibreTexts Bagian 12.5 menambahkan bahwa kepribadian hanya menjelaskan sekitar sepuluh persen variasi karisma dan karisma bisa dilatih. Kepemimpinan melayani (servant leadership) menempatkan tugas utama pemimpin pada melayani kebutuhan orang lain: mengembangkan pegawai, mendahulukan mereka, dan merasa berkewajiban kepada pegawai, pelanggan, serta masyarakat sekitar; pembedanya dari gaya lain adalah fokus pada etika, pengembangan masyarakat, dan pengorbanan diri. Kepemimpinan otentik berpegang pada “jadilah dirimu sendiri”: pemimpinnya sadar diri, memahami nilai dan prioritasnya, berintegritas tinggi, dan bertindak sesuai nilainya alih-alih meniru pemimpin lain; untuk memahami dirinya ia juga butuh umpan balik dari orang lain.
| Perilaku pemimpin (karangan) | Gaya yang cirinya cocok |
|---|---|
| Ketua koperasi mengajak anggota pengurus menjadi relawan perbaikan sekolah desa dan menahan bonusnya sendiri agar gaji staf naik | Melayani |
| Direktur perusahaan logistik menolak meniru gaya pendirinya yang meledak-ledak dan memimpin sesuai nilai yang ia pegang sejak awal kariernya | Otentik |
| Kepala sekolah menggambarkan sekolah lima tahun lagi dan memakai gambaran itu sebagai tolok ukur program tiap semester | Visioner |