Materi
Lampiran II angka 3 mendefinisikan Komunikasi sebagai kemampuan menerangkan pandangan dan gagasan secara jelas, sistematis, disertai argumentasi yang logis dengan cara yang sesuai, baik lisan maupun tertulis; memastikan pemahaman; mendengarkan secara aktif dan efektif; serta mempersuasi, meyakinkan, dan membujuk orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
| Level | Deskripsi (Lampiran II) | Indikator perilaku, diringkas |
|---|---|---|
| 1 | Menyampaikan informasi dengan jelas, lengkap, pemahaman yang sama | 1.1 menyampaikan informasi dengan jelas, singkat, tepat, alur logis; 1.2 memastikan pemahaman yang sama atas instruksi; 1.3 melaksanakan surat-menyurat sesuai tata naskah organisasi |
| 2 | Aktif menjalankan komunikasi formal dan informal; bersedia mendengarkan, menginterpretasikan pesan dengan respon yang sesuai, mampu menyusun materi presentasi, pidato, naskah, laporan | 2.1 gaya komunikasi informal untuk meningkatkan hubungan kerja; 2.2 mendengarkan aktif, menangkap dan menginterpretasikan pesan, memberi respon sesuai; 2.3 membuat materi presentasi, pidato, draf naskah, laporan sesuai arahan pimpinan |
| 3 | Berkomunikasi secara asertif, terampil berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/kompleks | 3.1 menyampaikan informasi sensitif/rumit dengan cara dan kondisi yang tepat; 3.2 menyederhanakan topik rumit dan sensitif; 3.3 membuat laporan, naskah, proposal yang kompleks dan surat resmi yang tidak menimbulkan pemahaman berbeda |
| 4 | Mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan | 4.1 mengintegrasikan informasi penting dari berbagai sumber; 4.2 menuangkan pemikiran dari berbagai sudut pandang dalam tulisan formal; 4.3 menyampaikan informasi secara persuasif agar pemangku kepentingan sepakat |
| 5 | Menggagas sistem komunikasi yang terbuka secara strategis untuk mencari solusi dengan tujuan meningkatkan kinerja | 5.1 menghilangkan hambatan komunikasi, berkomunikasi dalam isu nasional berisiko tinggi; 5.2 memakai saluran formal dan nonformal untuk kesepakatan di tingkat instansi/nasional; 5.3 menggagas sistem komunikasi yang melibatkan pemangku kepentingan sejak dini |
Tiga kata membedakan level menengah. Dokumen yang disusun sesuai arahan pimpinan ada di level 2; dokumen yang kompleks dan informasi yang sensitif atau rumit ada di level 3; pemikiran multidimensi, informasi dari berbagai sumber, dan persuasi agar pemangku kepentingan sepakat ada di level 4. Level 5 tidak lagi bicara tentang pesan, tetapi tentang menggagas sistem komunikasinya.
| Perilaku karangan | Indikator |
|---|---|
| Wulan mengulang instruksi atasannya untuk memastikan keduanya memahami hal yang sama | 1.2, level 1 |
| Fajar menyusun draf sambutan kepala dinas sesuai arahan pimpinannya | 2.3, level 2 |
| Seorang deputi berkomunikasi dalam isu nasional berisiko tinggi dan menggalang hubungan strategis | 5.1, level 5 |