Materi
Empat level Kirkpatrick (reaksi, pembelajaran, perilaku, hasil) sudah dikenalkan di Manajemen SDM Dasar. Field Guide to Training Evaluation OPM (2011) memakai model itu untuk merencanakan, bukan hanya menilai. Prinsip pertamanya: akhir adalah awal. Rancangan dimulai dari hasil level 4 yang diharapkan pemangku kepentingan, lalu perilaku yang dibutuhkan, lalu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukungnya. Ukuran nilainya disebut return on expectations (ROE): tercapainya harapan yang sudah dirumuskan sebagai hasil terukur.
Perilaku kritis adalah sedikit perilaku di tempat kerja yang paling menentukan hasil. Syaratnya dapat diamati (lolos "uji rekaman video"), jumlahnya sedikit, dan dilakukan oleh kelompok yang dilatih; perilaku orang lain, misalnya atasan yang memeriksa, termasuk pendorong. Pendorong wajib adalah proses dan sistem yang memperkuat (alat bantu kerja, modul lanjutan), mendorong (coaching, mentoring), memberi imbalan (pengakuan, bonus), dan memantau (observasi, dasbor, KPI) perilaku kritis. Indikator awal adalah hasil langsung bila perilaku kritis dijalankan; ia memberi tanda dini bahwa hasil jangka panjang sedang di jalur.
SKKNI unit .034.2 menyebut evaluasi bisa mengukur kepuasan, pengetahuan, keterampilan, perilaku, sampai imbal hasil investasi (ROI) yang dibahas di pelajaran berikutnya.