Materi
Kelas Manajemen SDM Dasar membedakan orientasi formal dari orientasi jabatan oleh atasan. SKKNI unit M.70SDM01.021.2 Mengelola Program Orientasi Kerja menambah dua elemen kerja. Menyusun program dimulai dari identifikasi kebutuhan: menganalisis masukan pekerja yang dipilih acak tentang pengalaman mereka saat baru bergabung, mempelajari kebijakan dan prosedur yang penting disampaikan, dan menentukan peralatan kerja yang perlu disiapkan. Melaksanakan program berarti menyiapkan jadwal, memastikan kehadiran pihak terkait, fasilitas, dan sarana, mengingatkan pembicara, menyiapkan format evaluasi, serta bila ada, menunjuk pekerja senior sebagai pendamping.
Beginning Management of Human Resources Bagian 8.2 menyebut lima tujuan orientasi: menekan biaya awal sehingga karyawan cepat bekerja dan berkasnya beres, mengurangi kecemasan, menekan perputaran karyawan, menghemat waktu atasan dan rekan, serta menetapkan harapan dan sikap sejak awal.
Bagian 8.5 buku yang sama mencatat bahwa orientasi untuk setiap orang yang baru masuk tidak hemat; orientasi bisa dijadwalkan sebulan sekali bagi semua yang masuk pada bulan itu. Jumlah angkatan sebulan = karyawan baru ÷ kapasitas kelas, dibulatkan ke atas. Bulan tanpa karyawan baru tidak butuh angkatan.
11 orang, kapasitas 8 per angkatan → 11 ÷ 8 = 1,375 → 2 angkatan
2 angkatan × 5 JPL = 10 JPL instruktur